Sinar Sang Surya untuk Bangsa
Monday, January 29, 2024
Pengukuhan Bersama PDNA dan PDPM kota Surakarta periode 2022-2026
Saturday, January 27, 2024
PCNA Kota Bengawan adakan Seminar Kewirausahaan sebagai Syiar Musycab
Monday, January 22, 2024
PRA Semanggi Mojo Adakan Rakerpim guna Membuat Peta Perjalanan ke Depan
Friday, May 26, 2023
Selamat Berganti Estafet Kepemimpinan, Muhammadiyah Solo ku tercinta
Sunday, February 26, 2023
PCNA Kota Bengawan adakan Seminar Stunting bbekerjasama dengan PCA
Friday, January 28, 2022
Peduli Remaja, Nasyiatul'Aisyiyah Kota Bengawan adakan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi bersama MDMC & ITS PKU Solo
Pada Ahad, 23 Januari 2022 lalu, Nasyiatul’Aisyiyah Kota Bengawan dibawah arahan Pimpinan Cabang Aisyiyah Kota Bengawan bekerjasama dengan Pimpinan Ranting Aisyiyah Baluwarti, Pimpinan Ranting Nasyiatul’Aisyiyah Baluwarti, ITS PKU Surakarta dan MDMC Surakarta mengadakan acara penyuluhan kesehatan bertajuk ”Talkshow Kesehatan Reproduksi dan Psikologi Remaja”.
Acara yang bertempat di KB Aisyiyah Baluwarti ini dihadiri oleh 30 orang kader Nasyiatul’Aisyiyah se-cabang Kota Bengawan. Selain talkshow, acara ini juga dilengkapi dengan Cek Kesehatan berupa Cek Indeks Massa Tubuh (Tinggi & Berat badan), Cek Tekanan Darah dan Cek Gula Darah. Cek kesehatan dilakukan oleh 3 orang tenaga kesehatan dari MDMC Surakarta.
Setelah dilakukan cek kesehatan, peserta mengikuti Talkshow dengan Ibu Munaaya Fitria, S.E., S.ST, M.Kes, seorang dosen Kebidanan dan juga Wakil Rektor ITS PKU Surakarta mengenai “Kesehatan Reproduksi”. Ibu Munaaya menyampaikan mengenai sistem reproduksi yang ada di tubuh kita terlebih untuk perempuan dan bagaimana menjaganya, selain itu juga disampaikan definisi dan kategori remaja itu sendiri.
“Tak banyak perempuan yang paham dan peduli dengan organ reproduksi yang ada di dirinya, dan mulai sekarang kita harus mulai merawat organ reproduksi kita, sebagai bekal untuk menjalankan peran sebagai seorang istri dan ibu kelak,” kata Bu Munaaya. Beliau juga menyampaikan cara menjaga serta merawat alat reproduksi kita diantaranya adalah dengan memakai pakaian dalam berbahan katun, menggunting rambut kemaluan setiap hari Jumat, dan juga mengganti pembalut setiap 4 jam sekali. Karena pembalut yang lembab adalah sarang bakteri, dimana ketika kita abai dan tidak segera menggantinya, maka bakteri jahat akan masuk melalui organ reproduksi dan menyebabkan masalah yang serius.
Dalam sesi tanya jawab , juga disampaikan maraknya Pergaulan Sesama Jenis yang ada di masyarak sekarang yang menyebabkan rusaknya Sistem Reproduksi yang sudah Allah berikan pada manusia. Bu Munaaya juga menyampaikan bagaimana kita mengenali dan bersikap dengan orang yang terindikasi memiliki penyimpangan seksual dengan menyukai sesama jenis.
Selepas sesi dengan Ibu Munaaya, acara dilanjutkan dengan Talkshow mengenai Psikologi Remaja yang disampaikan oleh mba Amanah Wiji Lestari, S.Psi , seorang pengajar di TK Alam Surya Mentari dan juga adalah anggota Departemen Pendidikan PDNA Kota Surakarta. Mba Amanah menyampaikan bagaimana kondisi psikologi seorang remaja yang memang labil. Seorang remaja di usia belasan taun ada dalam fase emosi yang meledak-ledak, mudah marah dengan adanya cibiran dan candaan dari luar, rentan terkena stress serta keinginan untuk memiliki banyak teman. Hal ini sah saja, karena memang sesuai perkembangan mental dan fisik yang harus dilalui, namun yang perlu diingat adalah bagaimana seorang remaja harus bisa menyalurkan emosi dan perasaan yang dirasakannya pada jalur yang benar. Mba Amanah menyampaikan bagaimana cara meminimalisir stress yaitu dengan healing, bisa dengan refreshing, melakukan hal yang kita suka dan bercengkrama dengan teman sebaya. Untuk itulah Nasyiatul’Aisyiyah mengadakan program PASHMINA sebagai wadah berkumpulnya remaja putri dan layanan edukasi untuk remaja terkait kebutuhan psikologi, kebutuhan ilmu kesehatan reproduksi, kebutuhan gizi dan kebutuhan akan ilmu lain.
Diharapkan dengan adanya PASHMINA, remaja putri Indonesia terkhusus kader Nasyiatul’Aisyiyah bisa makin sadar akan dirinya sehingga bisa mendapat bekal untuk melakukan peran sebagai istri dan ibu kelak.
Ditulis oleh : Diah Ellyana S.M (kader NA Cabang Kota Bengawan)
Monday, November 30, 2020
Mulai Bisnis Tanpa Teori ala Onlineshop Sokasocks
Pandemi yang melanda ekonomi global akhir-akhir ini, menyebabkan banyaknya karyawan yang kehilangan pekerjaan maupun gulung tikarnya bisnis di Indonesia.
Hal ini yang mendasari Bidang Kemasyarakatan PDNA Kota Surakarta untuk ikut serta memupuk kembali semangat masyarakat dalam menjemput Rezeki yang telah Allah gariskan kepada kita.
Melalui Kajian Daring Wanita Inspiratif, PDNA Kota Surakarta berusaha menghadirkan sosok wanita yang akan menginspirasi di bidang ekonomi.
Kajian Online kali ini dikemas secara Bincang Bisnis Ringan dengan mengusung tema "Memulai Bisnis tanpa Teori".
Seperti Kajian Daring PDNA sebelumnya, perhelatan kajian dilakukan secara Live melalui instagram @pdnasolo pada Ahad Malam (29/11). Walaupun jarak yang berjauhan antara moderator yang berada di Solo dan narasumber di Depok, Jawa Barat serta adanya beberapa kendala teknis lain, tak mengurangi esensi dan pesan yang ingin disampaikan.
Selama kurang lebih 1 jam, Kita diajak untuk bernostalgia bersama owner dari Toko Online @sokasocks_, mba Wulan Puteri, bagaimana beliau membangun bisnis dari mulai follower 100 hingga sekarang mencapai 100 ribu follower.
Semuanya tak instan, perlu effort dan kerja keras serta dukungan dari suami dan keluarga untuk mencapai hal itu.
Selain menyampaikan hal-hal teknis bagaimana beliau memulai bisnis dari Instagram dan menggelutinya sampai sekarang, Mba Wulan juga bercerita bagaimana cara beliau membagi peran antara menjadi istri, ibu dan sebagai owner dari Toko Online dengan ribuan followernya.
"Luruskan niat untuk mengikuti Sunnah Rasul dalam berdagang, minta ijin kepada orang tua dan suami, pilih produk yang sesuai dengan diri kita serta jaga Attitude kepada Supplier. Tetap konsisten dan selalu optimis dalam berbisnis." Begitulah pesan Mba Wulan untuk Nasyiah dan pendengar yang ingin memulai bisnis.
"Kalau kita luruskan niat karena Allah, walaupun bisnis macet, tidak akan pernah mandek. Yang perlu kita lakukan hanyalah membersihkan apa yang perlu dibersihkan. Ibarat pipa yang macet, kita harus tau bagian mana yang tersumbat dan harus dibersihkan. Begitu pula dengan berbisnis. Allah sudah memberi kepastian rejeki untuk kita, hanya bagaimana kita menjemputnya." Tambah Beliau.
Tak lupa Mba Wulan juga menyisipkan pesan untuk selalu bersedekah dalam berbisnis karena dengan bersedekah kita bisa membuka pipa rejeki yang tersumbat.
Kajian kali ini tak hanya diikuti oleh Nasyiah dan kader Muhammadiyah yang ada di Solo dan sekitarnya, tapi juga diikuti oleh pengguna instagram di beberapa wilayah di Indonesia.
Dengan adanya Kajian Daring kali ini, penyelenggara berharap akan bisa tetap menumbuhkan semangat untuk selalu berdikari dan mandiri secara ekonomi dan mampu bertahan di tengah pandemi.
Oleh :
Diah Ellyana S.M
Bid. Kemasyarakatan PDNA Surakarta
Pengukuhan Bersama PDNA dan PDPM kota Surakarta periode 2022-2026
Ahad, 28 Januari 2024 dilakukan Pengukuhan Bersama Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Ko...
-
Perhelatan Muktamar telah selesai digelar, pun dengan rangkaian pemilihan Ketua Pimpinan Wilayah Jawa Tengah dalam Musywil juga sudah memil...
-
Pada Sabtu, 25 Februari 2023 Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah bekerjasama dengan Majelis Kesehatan dan Majelis Dikdasmen Pimp...
-
Ahad, 21 Januari 2024 telah dilaksanakan Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) PRA Semanggi Mojo. PRA, Pimpinan Ranting Aisyiyah ada...