Monday, January 29, 2024

Pengukuhan Bersama PDNA dan PDPM kota Surakarta periode 2022-2026

Ahad, 28 Januari 2024 dilakukan Pengukuhan Bersama Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Surakarta di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah,  Keprabon,  Kota Surakarta.

Acara ini dihadiri oleh segenap Calon Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Surakarta dan Calon Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Surakarta periode 2022-2026. Selain itu juga dihadiri oleh Ketua MPK PDM Kota Surakarta, Dr Suyanto,  S. Ag.,  M. Pd. I,  yang sekaligus juga  memberikan sambutannya untuk para pimpinan terpilih. Selain itu juva dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Tengah dan juga Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah yang bertugas mengukuhan dan membacakan Surat Keputusan untuk Pimpinan yang baru. Perwakilan dari cabang-cabang se Kota Surakarta juga turut diundang guna menyaksikan acara 4th nan ini. 

Dalam pidato iftitahnya,  mas Andi Tri,  selaku Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Surakarta periode 2022-2026 mengucapkan terima kasih atas warisan sebuah mobil Toyota Panther yang telah diberikan oleh pimpinan lama sebagai alat transportasi dan akomodasi organisasi. 
Sedangkan dalam pidato iftitahnya, Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Surakarta,  mengucapkan terima kasih kepada sang suami yang juga adalah Ketua PDPM demisioner karena telah mengijinkan istrinya mengemban amanah ini.  Dia menerangkan pentingnya seorang kader Nasyiatul Aisyiyah untuk bisa membagi waktu antara keluarga dan nasyiah. Karena Nasyiah tidak bisa mengingkari kodrarnya sebagai seorang perempuan,  istri,  dan ibu. 
Sementara dalam pidato sambutan dari Ketua MPK PDM kota Surakarta,  menyinggung tentang 10 Komitmen Kader Nasyiah yang dibacakan seusai pembacaan SK dan ikrar. Hal ini menarik,  mengingat dalam poin-poin awal, seorang kader Nasyiah berkomitmen dalam hal ibadah,  seperti sholat,  membaca Al Quran serta Kajian, sementara poin berikutnya barulah tentang pribadi dan organisasi.  Beliau berpesan pada setiap organisasi otonom,   perlunya belajar mengenai kemandirian. Dalam hal ini,  beliau memberikan contoh tentang Sedekah Rosok yang dilakukan oleh Pemuda Muhammadiyah Sukoharjo serta Sedekah Jelantah yang dilakukan oleh Nasyiatul Aisyiyah Kota Bengawan. 

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Komunitas PDM Kota Surakarta,  Drs Ahmad Sukidi,  M. Pd. 

Selamat atas dikukuhkannya PDPM dan PDNA Kota Surakarta,  semoga bisa mengemban amanah dan meluaskan manfaat bagi kader persyarikatan dimanapun berada. 

Saturday, January 27, 2024

PCNA Kota Bengawan adakan Seminar Kewirausahaan sebagai Syiar Musycab

Sabtu, 27 Januari 2024, PCNA Kota Bengawan adakan Seminar Kewirausahaan berjudul "Meneladani Khadijah,  Pengusaha Muslimah,  Penyokong Dakwah,  Pendamping Sang Uswah" dan juga Demo Pembuatan Lilin Aromatheraphy.  

Kegiatan ini diadakan dalam rangka Syiar Musyawarah Cabang Nasyiatul Aisyiyah Kota Bengawan. Sebagaimana yang kita tahu,  Musyawarah Cabang adalah musyawarah tertinggi di tingkat cabang muhammadiyah.  Setelah 12 tahun vakum, dan selama 2 tahun terakhir mewarnai kegiatan persyarikatan Muhammadiyah Kota Bengawan,  tahun ini PCNA Kota Bengawan periode muktamar NA ke - 13 akan mengakhiri kepemimpinannya.

Seminar kewirausahaan dan demo ini adalah awal dari akhir kepemimpinan PCNA Kota Bengawan periode muktamar NA ke 13.  Dimana setelah ini akan ada Syiar di dunia maya berupa Lomba Reels Instagram yang terbuka untuk umum,  dan ditutup dengan puncak acara Musyawarah Cabang yang insyaaAllah akan diselenggarakan pada 3 Maret 2024 nanti. 

Seminar kewirausahaan ini dihadiri oleh kader Nasyiatul Aisyiyah baik di Cabang Kota Bengawan maupun perwakilan Pimpinan Daerah dan Pimpinan Cabang lain.  Juga dihadiri oleh anggota Majelis Ekonomi Aisyiyah Ranting se Cabang Kota Bengawan, dan juga oleh teman-teman dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Surakarta. 

Seminar diisi oleh Ibu Vitri Sundari,  selaku owner Tsabita Halal Bakery dan juga Soto Mbah Mitro Mblembong.  Beliau berbagi pengalamannya kepada para peserta tentang bisnis dan usaha yang selama ini sudah digeluti.  Selain itu juga dilengkapi dengan pemaparan tokoh Ibunda Khadijah, bagaimana beliau sebagai pengusaha muslimah,  kalangan bangsawan yang menyumbangkan profit bisnisnya untuk kegiatan dakwah Rosulullah.  Bu Vitri juga berpesan pada hadirin untuk bisa menyeimbangkan keuangan.  Bagaimana kita bisa membagi untuk akherat kita dengan bersedekah, namun tak lantas melupakan kewajiban untuk dunia kita.

Sesi kedua diisi dengan Demo Pembuatan Lilin Aromatheraphy oleh Ibu Ratih Kusuma,  selaku koordinator Jelantah 4 Change Solo Raya,  yang telah bekerjasama dengan PCNA Kota Bengawan melalui Program SEJENAK (Sedekah Jelantah NAsyiah Kota Bengawan). Lilin dibuat dengan campuran jelantah yang dikumpulkan dari program ini.  

Melalui program ini pula, diadakan pemberian bingkisan untuk janda dhuafa di lingkungan PRA Baluwarti.  Hal ini bertujuan untuk bisa meluaskan lagi manfaat dari program tersebut. Serta mengajak lebih banyak orang untuk bisa bersedekah jelantah melalui Sejenak. 


Acara juga dimeriahkan dengan pemberian doorprise dari brand Wardah bagi peserta yang beruntung. Serta dibagikan pula hasil kreasi PCNA Kota Bengawan berupa souvenir Lilin dari Jelantah kepada peserta yang bertahan hingga akhir acara. 


Semoga PCNA Kota Bengawan bisa selalu menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi khalayak. 

Monday, January 22, 2024

PRA Semanggi Mojo Adakan Rakerpim guna Membuat Peta Perjalanan ke Depan

Ahad,  21 Januari 2024 telah dilaksanakan Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim)  PRA Semanggi Mojo. PRA, Pimpinan Ranting Aisyiyah adalah level pimpinan terkecil dalam tubuh organisasi Aisyiyah.  Pimpinan ini ada di tingkat kelurahan. Pimpinan Ranting Aisyiyah berinduk pada Pimpinan Ranting Muhamnadiyah yang ada di wilayah tersebut. Biasanya 1 Pimpinan Ranting mencakup wilayah 1 Kelurahan.  Sementara di PRM dan PRA Semanggi Mojo, pimpinan rantingnya mencakup wilayah 2 kelurahan, yakni Kelurahan Semanggi dan Kelurahan Mojo. 
Hal ini karena dulunya memang wilayah tersebut menjadi 1 Kelurahan bernama Semanggi,  namun sejak tahun 2021 Kelurahan Semanggi terpecah menjadi 2 bagian (pemekaran) yang dibatasi dengan Jalan Kyai Mojo. Sebelah utara jalan adalah wilayah kelurahan Semanggi, dan sebelah selatan jalan adalah Kelurahan Mojo. Terpecahnya wilayah kelurahan ini tak lantas membuat Pimpinan Muhammadiyah di wilayah tersebut juga terpecah menjadi dua,  mengingat dibutuhkan sumber daya dan sumber dana yang mencukupi untuk bisa berdiri sendiri. Oleh karena itulah,  nama Pimpinan Rantingnya adalah gabungan dari 2 kelurahan yakni Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Semanggi Mojo. 

Di wilayah PRA Semanggi Mojo terdapat 6 sekolah TK Aisyiyah Bustanul Atfal,  yakni TK Aisyiyah 1 Semanggi hingga TK Aisyiyah 5 Semanggi ditambah dengan 1 TK / PAUD ABA Nurul Hidayah.  Banyaknya sekolah yang menjadi cakupannya,  membuat Majelis PAUD Dasmen PRA Semanggi Mojo sebagai tempat bernaungnya, memiliki banyak sekali catatan program, diantaranya adalah perlunya pimpinan ranting merangkul dan bersilaturahim ke sekolah-sekolah TK agar bisa mendengar dan memberikan solusi terkait kendala yang dihadapi. 

Rakerpim kemarin,  dihadiri oleh semua Ketua Majelis yang ada di PRA semanggi,  diantaranya Majelis PAUD Dasmen sebagai tempat bernaung sekolah-sekolah Aisyiyah yang ada di kelurahan Semanggi Mojo,  Majelis Kesehatan yang saat ini mempunyai program unggulan TB care dan beragam program kesehatan lain,  Majelis Ekonomi dengan Pemberdayaan Ekonominya melalui Iswara (Ikatan Saudagar dan Wirausaha Aisyiyah),  Majelis Kesejahteraan Sosial yang berfokus pada pemberian santunan untuk anak yatim dan dhuafa,  Majelis Tabligh yang membina ratusan jamaah yang tersebar di 6 titik lokasi Kelompok Perempuan Mengaji serta Majelis Pembinaan Kader yang berfokus pada peningkatan kualitas dan kuantitas kader kader Aisyiyah. 

Rakerpim ini ibarat peta perjalanan,  yang harus ditempuh selama 4 tahun periode kepengurusan ke depan. Dengan adanya Rakerpim ini,  semoga Pimpinan Ranting Aisyiyah Semanggi Mojo bisa makin Mencerahkan Peradaban Bangsa di level terkecil yang ada di masyarakat.

Friday, May 26, 2023

Selamat Berganti Estafet Kepemimpinan, Muhammadiyah Solo ku tercinta

Perhelatan Muktamar telah selesai digelar,  pun dengan rangkaian pemilihan Ketua Pimpinan Wilayah Jawa Tengah dalam Musywil juga sudah memiliki hasilnya.  Sekarang saatnya pergantian kepengurusan di tingkat Daerah,  khususon di wilayah Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Surakarta. 
Permusyawarahan tingkat kota telah dilaksanakan pada Sabtu,  20 Mei 2023.
Bertempat di gedung pimpinan masing-masing yakni di Balai Muhammadiyah Solo dan Gedung Aisyiyah Keprabon dilaksanakanlah perhelatan 5 tahunan itu,  yakni Musyawarah Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Surakarta. 
Musyawarah yang diikuti oleh ratusan perwakilan ranting yang berasal dari 52 ranting di wilayah Kota Surakarta dan puluhan perwakilan baik dari 7 Pimpinan Cabang se Kota Surakarta dan perwakilan Majelis Lembaga di tingkat Daerah berjalan dengan lancar dan khidmat. 

Setelah dilakukan pelaporan pertanggungjawaban dari pimpinan periode sebelumnya,  selanjutnya disusul dengan agenda Pemilihan Formatur Pimpinan Daerah Muhanmadiyah dan Aisyiyah Kota Surakarta. Hasil pemungutan suara dari peserta Musyda Muhammadiyah menunjuk 13 anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah yakni sbb :
1. Bp Joko Riyanto
2. KH. Subari 
3. Bp Moh. Ali 
4. Bp Rohani 
5. KH.  Anwar Sholeh 
6. Prof Sofyan Anif 
7. Bp Syamsudin 
8. Bp Sumanto 
9. Bp Ahmad Sukidi 
10. Bp Bagus Sukatno 
11. Bp Azhari 
12. Bp Suyanto 
13. Bp Moh. Da'i 

Dan terpilihlah Ketua Umum dan Sekretaris PDM Kota Surakarta periode muktamar ke 48 yakni KH Anwar Sholeh dan Bp Rohani. 
Sementara di Aisyiyah, setelah dilakukan pemungutan suara terpilihlah Ibu Dr Hj Mahasri Shobahiya,. M. Ag sebagai Ketua Umum dan ibu Dra.  Hj Elly Ellyun.,  M. Pd selaku Sekretaris Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Surakarta periode muktamar ke 48. 

Secara pribadi saya sangat kagum dengan Sosok ibu Mahasri.  Mengenal beliau puluhan tahun yang lalu ketika saya awal nyemplung di Nasyiatul'Aisyiyah.  Dari beliaulah saya sedikit banyak mengenal Aisyiyah. Dari Ibu Dian,  Ibu Mahasri dan alm.  Ibu Hartati saya belajar banyak tentang dakwah Aisyiyah.  Bagi saya mereka bertiga adalah ibunda saya dalam berMuhanmadiyah. Dan dari mereka saya belajar banyak hal tentang persyarikatan. 

Rutin dipertemukan sebagai murid dan guru dalam Kajian Fiqih Wanita PDNA solo puluhan tahun silam,  semakin mendekatkan saya dengan Ibu Mahasri.

Dan bahkan ketika awal mula terbentuknya embrio PCNA Kota Bengawan, bu Mahasri jugalah yang memberikan suntikan semangat untuk kami dalam pidatonya.  Pembawaan beliau yang humble dan ngayomi insyaaAllah akan membawa Aisyiyah Solo menjadi lebih maju dan menjadi organisasi yang membangun perempuan,  menguatkan peradaban. 

Selamat mengemban amanah baru para Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Surakarta. 
Ijinkan kami para generasi muda belajar banyak hal dari kalian. 
Belajar integritas,  loyalitas dan keikhlasan untuk terus memajukan peradaban menjadi generasi yang senantiasa meninggikan kalimat Illahi. 

Sunday, February 26, 2023

PCNA Kota Bengawan adakan Seminar Stunting bbekerjasama dengan PCA


Pada Sabtu,  25 Februari 2023 Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah bekerjasama dengan Majelis Kesehatan dan Majelis Dikdasmen Pimpinan Cabang Aisyiyah Kota Bengawan menggelar sebuah Seminar Kesehatan bertajuk "Mencegah Stunting dengan Gizi Optimal".

Seminar ini dihadiri oleh Camat Pasar Kliwon serta wali murid TK Aisyiyah se-Cabang Kota Bengawan selaku peserta.  Panitia mengundang seorang ahli gizi dari Rumah Sakit dr Moewardi Solo selaku narasumber yakni dr Indrawati,  Sp. GK. 

Sebelum masuk ke pemaparan materi, seminar dibuka dengan pembacaan ayat suci Al Quran,  menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya,  Sang Surya serta Mars Aisyiyah,  disusul oleh sambutan dari Ketua PCA kota Bengawan dan bapak Camat Pasar Kliwon. 
Selama sambutannya pak Camat menerangkan tentang program walikota Solo yakni 2024 Solo Bebas Stunting,  dimana diharapkan di tahun 2024 nanti angka stunting di Kota Surakarta sudah tidak ada lagi. Disampaikan juga oleh pak Camat mengenai keberadaan stunting di Solo saat ini yang hampir tidak ada,  dan hanya ditemukan kasus kasus berisiko stunting. 

Setelah sambutan Camat selesai,  disusul dengan acara inti yakni pemberian materi mengenai Gizi Berkualitas untuk Mencegah Stunting Anak.  Dokter Indra menyampaikan perlunya memenuhi gizi balita bahkan sejak ada dalam kandungan, untuk bisa mendukung pertumbuhan badannya secara optimal. Jika kebutuhan akan nutrisi selama kehamilan tak bisa terpenuhi akan berpengaruh kepada badan bayi yang dikandung, bisa berupa gangguan fungsi organ tubuh maupun keterlambatan tumbuh kembang anak. 

Selain itu dokter Indra juga menekankan contoh sumber nutrisi yang ada di masyarakat,  salmon yang bagi sebagai kalangan termasuk makanan sultan dan ternyata mempunyai kandungan protein yang jauh di bawah bandeng. Jadi untuk kalangan menengah ke bawah tak perlu risau karena sumber nutrisi terbaik ada banyak sekali di sekitar kita tak hanya tentang salmon saja. Bisa berupa bandeng,  daging merah, telur dan beragam produk  yang sangat sesuai dengan kehidupan kita.

Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan sesi pertanyan. Para peserta sangat antuasis bertanya pada narasumber Karena mereka bisa menanyakan Sesuatu yang mengganjal di hatinya .

Friday, January 28, 2022

Peduli Remaja, Nasyiatul'Aisyiyah Kota Bengawan adakan Penyuluhan Kesehatan Reproduksi bersama MDMC & ITS PKU Solo


         Pada Ahad, 23 Januari 2022 lalu, Nasyiatul’Aisyiyah Kota Bengawan dibawah arahan Pimpinan Cabang Aisyiyah Kota Bengawan bekerjasama dengan Pimpinan Ranting Aisyiyah Baluwarti, Pimpinan Ranting Nasyiatul’Aisyiyah Baluwarti, ITS PKU Surakarta dan MDMC Surakarta mengadakan acara penyuluhan kesehatan bertajuk ”Talkshow Kesehatan Reproduksi dan Psikologi Remaja”.

Acara yang bertempat di KB Aisyiyah Baluwarti ini dihadiri oleh 30 orang kader Nasyiatul’Aisyiyah se-cabang Kota Bengawan. Selain talkshow, acara ini juga dilengkapi dengan Cek Kesehatan berupa Cek Indeks Massa Tubuh (Tinggi & Berat badan), Cek Tekanan Darah dan Cek Gula Darah. Cek kesehatan dilakukan oleh 3 orang tenaga kesehatan dari MDMC Surakarta.

Setelah dilakukan cek kesehatan, peserta mengikuti Talkshow dengan Ibu Munaaya Fitria, S.E., S.ST, M.Kes, seorang dosen Kebidanan dan juga Wakil Rektor ITS PKU Surakarta mengenai “Kesehatan Reproduksi”. Ibu Munaaya menyampaikan mengenai sistem reproduksi yang ada di tubuh kita terlebih untuk perempuan dan bagaimana menjaganya, selain itu juga disampaikan definisi dan kategori remaja itu sendiri.

“Tak banyak perempuan yang paham dan peduli dengan organ reproduksi yang ada di dirinya, dan mulai sekarang kita harus mulai merawat organ reproduksi kita, sebagai bekal untuk menjalankan peran sebagai seorang istri dan ibu kelak,” kata Bu Munaaya. Beliau juga menyampaikan cara menjaga serta merawat alat reproduksi kita diantaranya adalah dengan memakai pakaian dalam berbahan katun, menggunting rambut kemaluan setiap hari Jumat, dan juga mengganti pembalut setiap 4 jam sekali. Karena pembalut yang lembab adalah sarang bakteri, dimana ketika kita abai dan tidak segera menggantinya, maka bakteri jahat akan masuk melalui organ reproduksi dan menyebabkan masalah yang serius.

Dalam sesi tanya jawab , juga disampaikan maraknya Pergaulan Sesama Jenis yang ada di masyarak sekarang yang menyebabkan rusaknya Sistem Reproduksi yang sudah Allah berikan pada manusia. Bu Munaaya juga menyampaikan bagaimana kita mengenali dan bersikap dengan orang yang terindikasi memiliki penyimpangan seksual dengan menyukai sesama jenis.

            Selepas sesi dengan Ibu Munaaya, acara dilanjutkan dengan Talkshow mengenai Psikologi Remaja yang disampaikan oleh mba Amanah Wiji Lestari, S.Psi , seorang pengajar di TK Alam Surya Mentari dan juga adalah anggota Departemen Pendidikan PDNA Kota Surakarta. Mba Amanah menyampaikan bagaimana kondisi psikologi seorang remaja yang memang labil. Seorang remaja di usia belasan taun ada dalam fase emosi yang meledak-ledak, mudah marah dengan adanya cibiran dan candaan dari luar, rentan terkena stress serta keinginan untuk memiliki banyak teman. Hal ini sah saja, karena memang sesuai perkembangan mental dan fisik yang harus dilalui, namun yang perlu diingat adalah bagaimana seorang remaja harus  bisa menyalurkan emosi dan perasaan yang dirasakannya pada jalur yang benar. Mba Amanah menyampaikan bagaimana cara meminimalisir stress yaitu dengan healing, bisa dengan refreshing, melakukan hal yang kita suka dan bercengkrama dengan teman sebaya. Untuk itulah Nasyiatul’Aisyiyah mengadakan program PASHMINA sebagai wadah berkumpulnya remaja putri dan layanan edukasi untuk remaja terkait kebutuhan psikologi, kebutuhan ilmu kesehatan reproduksi, kebutuhan gizi dan kebutuhan akan ilmu lain.


Diharapkan dengan adanya PASHMINA, remaja putri Indonesia terkhusus kader Nasyiatul’Aisyiyah bisa makin sadar akan dirinya sehingga bisa mendapat bekal untuk melakukan peran sebagai istri dan ibu kelak.




Ditulis oleh : Diah Ellyana S.M (kader NA Cabang Kota Bengawan)


Monday, November 30, 2020

Mulai Bisnis Tanpa Teori ala Onlineshop Sokasocks


Pandemi yang melanda ekonomi global akhir-akhir ini, menyebabkan banyaknya karyawan yang kehilangan pekerjaan maupun gulung tikarnya bisnis di Indonesia.

Hal ini yang mendasari Bidang Kemasyarakatan PDNA Kota Surakarta untuk ikut serta memupuk kembali semangat masyarakat dalam menjemput Rezeki yang telah Allah gariskan kepada kita.


Melalui Kajian Daring Wanita Inspiratif, PDNA Kota Surakarta berusaha menghadirkan sosok wanita yang akan menginspirasi di bidang ekonomi.

Kajian Online kali ini dikemas secara Bincang Bisnis Ringan dengan mengusung tema "Memulai Bisnis tanpa Teori". 


Seperti Kajian Daring PDNA sebelumnya, perhelatan kajian dilakukan secara Live melalui instagram @pdnasolo pada Ahad Malam (29/11). Walaupun jarak yang berjauhan antara moderator yang berada di Solo dan narasumber di Depok, Jawa Barat serta adanya beberapa kendala teknis lain, tak mengurangi esensi dan pesan yang ingin disampaikan.


Selama kurang lebih 1 jam, Kita diajak untuk bernostalgia bersama owner dari Toko Online @sokasocks_, mba Wulan Puteri, bagaimana beliau membangun bisnis dari mulai follower 100 hingga sekarang mencapai 100 ribu follower.

Semuanya tak instan, perlu effort dan kerja keras serta dukungan dari suami dan keluarga untuk mencapai hal itu.

Selain menyampaikan hal-hal teknis bagaimana beliau memulai bisnis dari Instagram dan menggelutinya sampai sekarang, Mba Wulan juga bercerita bagaimana cara beliau membagi peran antara menjadi istri, ibu dan sebagai owner dari Toko Online dengan ribuan followernya.


"Luruskan niat untuk mengikuti Sunnah Rasul dalam berdagang, minta ijin kepada orang tua dan suami, pilih produk yang sesuai dengan diri kita serta jaga Attitude kepada Supplier. Tetap konsisten dan selalu optimis dalam berbisnis." Begitulah pesan Mba Wulan untuk Nasyiah dan pendengar yang ingin memulai bisnis. 

"Kalau kita luruskan niat karena Allah, walaupun bisnis macet, tidak akan pernah mandek. Yang perlu kita lakukan hanyalah membersihkan apa yang perlu dibersihkan. Ibarat pipa yang macet, kita harus tau bagian mana yang tersumbat dan harus dibersihkan. Begitu pula dengan berbisnis. Allah sudah memberi kepastian rejeki untuk kita, hanya bagaimana kita menjemputnya." Tambah Beliau.


Tak lupa Mba Wulan juga menyisipkan pesan untuk selalu bersedekah dalam berbisnis karena dengan bersedekah kita bisa membuka pipa rejeki yang tersumbat.


Kajian kali ini tak hanya diikuti oleh Nasyiah dan kader Muhammadiyah yang ada di Solo dan sekitarnya, tapi juga diikuti oleh pengguna instagram di beberapa wilayah di Indonesia.

Dengan adanya Kajian Daring kali ini, penyelenggara berharap akan bisa tetap menumbuhkan semangat untuk selalu berdikari dan mandiri secara ekonomi dan mampu bertahan di tengah pandemi.


Oleh :

Diah Ellyana S.M

Bid. Kemasyarakatan PDNA Surakarta

Pengukuhan Bersama PDNA dan PDPM kota Surakarta periode 2022-2026

Ahad, 28 Januari 2024 dilakukan Pengukuhan Bersama Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah dan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Ko...